Misteri Kota Saranjana, Kota Hantu di Kalimantan

Pulau Kalimantan memang menyimpan banyak cerita-cerita mistis. Salah satu yang paling terkenal adalah sebuah kota bernama Saranjana yang disebut-sebut sebagai kota hantu. Secara administratif Kota Saranjana sebenarnya sudah tidak ada dan wilayahnya kini disebut sebagai Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Pada tahun 1980-an, masyarakat Kotabaru dikagetkan dengan pengiriman alat berat yang ditujukan untuk Kota Saranjana dari Jakarta. Mereka tentu bingung karena tidak ada kota bernama Saranjana di wilayah mereka. Nama itu hanya ada dalam cerita-cerita sebagai kota yang dihuni oleh bangsa jin, dedemit dan lain sebagainya.

Misteri Keberadaan Kota Saranjana

kota saranjana

Kota Saranjana diyakini pernah eksis namun hilang entah bagaimana. Jika melihat pada catatan yang dibuat oleh pemerintah kolonial Belanda, maka kita dapat menemukan peta yang memuat nama Kota Saranjana.

Peta tersebut dibuat oleh seorang naturalis Belanda bernama Solomon Muller dan diterbitkan secara resmi oleh Reizen en onderzoekingen in den Indischen Archipel (Lembaga Penerbitan Peta Nusantara). Bukan cuma itu, Saranjana juga terdapat dalam kamus Belanda sehingga dapat diyakini keberadaanya memang pernah ada.

Masyarakat sekitar sendiri meyakini bahwa Saranjana merupakan sebuah kota di sebuah pulau. Nama pulau itu adalah Pulau Laut di mana Kabupaten Kotabaru sekarang berada.

Pengalaman Menakutkan Ari Lasso di Kotabaru

Meski secara administratif sudah tak ada lagi, cerita tentang Saranjana tak pernah berakhir. Kabupaten Kotabaru menjadi perbincangan karena banyak sekali masyarakat, terutama yang berasal dari luar kota, menceritakan pengalaman misteriusnya di Kotabaru.

Bukan saja masyarakat umum yang pernah merasakan pengalaman mistis di kota ini, sejumlah publik figur juga pernah mengalaminya. Seperti halnya Ari Lasso yang pernah bercerita tentang pengalaman mistisnya di channel Youtube Raditya Dika beberapa tahun lalu.

Meski Ari Lasso merahasiakan nama kota yang diceritakannya itu, banyak warganet percaya bahwa kota tersebut tidak lain adalah Kota Saranjana, di Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Ceritanya, Ari Lasso akan mengadakan sebuah konser yang dihadiri oleh ribuan orang di stadion. Setibanya di Kotabaru, Ari Lasso dan kru band mendapatkan pesan yang cukup aneh dari pihak penyelenggara seperti tidak boleh mandi dan keramas selama di kota tersebut, serta tidak boleh mengucapkan kata-kata kotor. Penyelenggara juga berpesan agar Ari Lasso dan kru band lainnya untuk cuek bila melihat perilaku penonton yang “aneh”.

Pada saat konser, Ari Lasso mengaku melihat begitu banyak penonton, menurut perkiraan Ari jumlahnya mencapai puluhan ribu. Namun, Ia melihat sesuatu yang aneh karena penonton yang datang cenderung bergerombol sendiri-sendiri. Anak-anak bergerombol sendiri, sementara ada pula orang tua yang bergerombol sendiri.

Keheranan Ari Lasso dan tim baru semakin terasa saat konser telah selesai. Turun dari panggung dan keluar dari stadion, Ari Lasso melihat penonton sudah sangat sepi. Padahal, acara baru 5 menit selesai dan pintu stadion hanya satu. Jika menggunakan akal sehat, tidak mungkin ribuan penonton tersebut keluar dengan sangat cepat dari stadion.

Di luar stadion, kondisinya pun hampir sama. Sangat sepi dan seolah tidak terjadi event yang besar. Hal yang menakutkannya saat mereka tiba di hotel. Salah satu kru ternyata melanggar pesan dari penyelenggara untuk tidak mandi. Selesai kru tersebut mandi, mereka mendapat kabar bahwa salah satu rekan mereka kecelakaan di jalan dan mengalami patah tulang.

Belakangan, Ari Lasso diberi penjelasan bahwa penonton konsernya di stadion tadi sebagian besar adalah makhluk halus. Sementara kecelakaan yang menimpa salah satu kru akibat melanggar larangan untuk mandi dan keramas selama di kota tersebut.

Tinggalkan komentar